Tradisi Unik dan Gaya Berpacaran Siswi SMA di Jepang

Tradisi Unik Siswi SMA Saat Kelulusan

Di Jepang saat waktu kelulusan SMA telah tiba, ada tradisi unik yaitu kegiatan yang dilakukan oleh siswi pelajar Jepang akan mengambil kancing seragam sekolah atau disebut dengan “Gakuran” dari baju seragam cowok idolanya. Kancing yang umumnya diperebutkan oleh para cewek adalah kancing gakuran yang letaknya di dada atau paling dekat dengan hati. Namun, biasanya kancing gakuran yang nomer 2 dari atas atau yang paling dekat dengan hati itu akan diambil duluan oleh pacar atau gebetannya.

tradisi unik

Setelah itu, akan terlihat siapakah laki-laki yang paling diidolakan di sekolah. Laki-laki yang paling diidolakan di sekolah ialah laki-laki yang kancing gakurannya habis karena diambil oleh para cewek yang mengidolakannya. Sedangkan cewek yang paling banyak mendapat gakuran adalah cewek yang paling diidolakan para cowok di sekolah tersebut. Kancing yang diambil tersebut tentunya harus mendapat ijin dari cowok yang bersangkutan terlebih dahulu.

Gaya Pacaran Siswi di Jepang

Di Jepang cewek sudah umum jika menyatakan cinta duluan, pelajar perempuan di Jepang biasa jika mereka menyatakan rasa suka dan cintanya terlebih dahulu kepada laki-laki yang mereka dambakan. Di Jepang bagi mereka menyatakan perasaan duluan itu wajar. Dan ada hal lucu lagi yang masih berhubungan dengan kancing baju seragam saat wanita menyatakan perasaanya. Hal lucu tersebut adalah jika si cewek yang menyatakan perasaan tersebut cintanya tidak bertepuk sebelah tangan, maka cowok yang ditembaknya akan memberikan kancing ke-2 baju seragamnya (dai-ni). Kancing baju kedua yang letaknya paling dekat dengan hati ini bermakna bahwa si cowok telah bersedia memberikan hati dan cintanya pada si cewek.

Di Jepang untuk acara kencan pelajar juga tidak ada ditraktir atau mentraktir. Walaupun mereka pergi jalan bareng ke café, tetap saat membayar adalah uang sendiri-sendiri. Bagi pelajar di Jepang tidak pantas jika membuang uang orang tua untuk urusan cinta. Jika akan mentraktir, mereka harus dapat memperoleh uang dari usahanya sendiri.

Asyik kan jadi siswa di jepang ditembak cewe duluan lagi. nah Baca Juga, Review Anime Terbaru Masamune-kun No Revenge

Pencarian Terkait

author

Penulis: 

Penulis Kami yang Berasal dari Magelang, Jawa Tengah Memiliki Nama Lengkap Dhiki Rahman Asyakur Nugroho, Kelahiran 27 Juni 1999
Yang Mau Berteman yuk Di Add Aja Facebooknya