Takarazuka Revue Teater Musical Wanita Yang Legendaris

Takarazuka Revue Teater 

takarazuka revue

Takarazuka Revue adalah salah satu hiburan unik yang sangat menarik dan telah digemari sejak puluhan tahun di Jepang bahkan sampai tersohor di berbagai belahan dunia. Takarazuka Revue ialah kelompok teater musical legendaris yang anggotanya terdiri dari perempuan semua. Takarazuka Revue lahir pada tahun 1914, dimana untuk pertama kali publik Jepang diperkenalkan dengan konsep “Revue”, gaya teatrikal yang menggabungkan unsur musik dan tarian seperti yang sangat popular di panggung “Broadway”.

Sisi unik yang utama dari Takarazuka Revue ini terletak pada para pemain yang semuanya adalah kaum hawa. Semua peran yang dipentaskan dalam pertunjukannya disajikan oleh pemain perempuan. Oleh sebab itu, setiap pemain yang direkrut telah memiliki “porsi” masing-masing, apakah keahliannya cocok untuk menjadi peran “otokoyaku” (berperan sebagai laki-laki), atau “musemeyaku” (berperan sebagai perempuan).

Para pemain otoyaku harus terlihat mirip laki-laki baik dari fisik maupun gaya tingkah laku. Pemain otoyaku ini harus rela rambutnya dipotong pendek, serta belajar agar dapat berbicara, berjalan dan menggunakan bahasa tubuh layaknya seorang laki-laki.

takarazuka revue

Untuk bergabung menjadi anggota Takarazuka Revue ini tidak mudah. Setiap tahun ribuan perempuan muda dari berbagi pelosok Jepang mendaftar untuk mengikuti audisi berharap agar dapat menjadi anggota Takarazuka Revue. Namun, hanya sekitar 40-50 orang yang akan beruntung terpilih untuk dibekali pelajaran menari, menyanyi, dan berakting, di “kawah candradimuka”, Takarazuka Music School adalah yang paling terkenal dengan kedisiplinan yang diterapkan.

Pemain dalam Takarakazuka dibagi menjadi 5 kelompok yaitu Bunga (Hana), Bulan (Tsuki), Salju (Yuki), Bintang (Hoshi), dan Langit (Sora), dengan ciri dan fungsi masing-masing setiap kelompoknya. Ada yang merupakan gudang penyanyi-penyanyi terbaik dengan kemampuan mereka yang hebat, ada pula yang khusus berperan menjadi otoyaku, dan juga ada yang menjadi spesialis untuk peran-peran tradisional Jepang.

takarazuka revue

Kisah-kisah yang dipentaskan Takarazuka Revue sangat beragam, baik yang berasal dari Legenda tradisional Jepang atau pun yang diadaptasi dari cerita-cerita terkenal milik para penulis Barat dari berbagai periode seperti Charles Dickens, Leo Tolstoy, Ernest Hemingway, maupun Shakespeare. Dalam sekali pementasan, penonton akan disuguhi dua cerita yaitu kombinasi dari drama Jepang dan cerita Barat modern. Baca Juga, Tradisi Unik dan Gaya Berpacaran Siswi SMA di Jepang

Pencarian Terkait

author

Penulis: 

Penulis Kami yang Berasal dari Magelang, Jawa Tengah Memiliki Nama Lengkap Dhiki Rahman Asyakur Nugroho, Kelahiran 27 Juni 1999 Yang Mau Berteman yuk Di Add Aja Facebooknya