Tahun Baru di Jepang dan Kemeriahan Perayaannya

Tahun Baru di jepang

tahun baru
Tak terasa ya, tidak lama lagi kita akan menyambut tahun baru 2018, jadi enggak sabar. Seperti yang kita semua tahu tahun baru adalah puncak dimana suatu perayaan yang menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Perayaaan tahun baru pertama kali muncul atau dirayakan pada tahun 2000 sebelum masehi di Timur tengah. Kalau di Indonesia mereka menunggu malam pergantian untuk meniup terompet dan makan- makan, berkumpul dengan keluarga dll. Namun setiap negara pasti berbeda-beda ya budaya untuk menyambut tahun barunya termasuk negara sakura, Jepang.

Bagi pecinta dunia japanese pasti sudah tahu tentang bagaimana tradis jepang dalam merayakan tahunan baru. Tahun baru di jepang atau 正月 shōgatsu yang dirayakan tanggal 1 januari berlangsung hingga 3 hari, wah lama banget ya. Perayaan tahun baru sudah dipersiapkan masyarakat sejak jauh-jauh hari. Mulai dari tanggal 13 desember mereka sudah sibuk menyiapkan segala kebutuhan.

Jepang mulai rutin merayakan tahun baru ini adalah ketika pemerintah Jepang mulai menggunakan kalender Gregorian. Tradisi tahun baru di jepang ditandai dengan memukul genta di kuil pada saat menjelang pukul 12.00 malam. Nah, apa itu genta?
Genta sendiri adalah alat musik yang dipukul dengan perlambang untuk mengusir nafsu jahat yang ada pada diri manusia, yang disebut upacara joya no kae.

Tradisi lainnya adalah adanya kue mochi. Kue mochi adalah makanan asli jepang yang cukup terkenal juga di indonesia. Kue yang manis dan teksturnya yang kenyal sangat digemari kaum remaja. Mochi adalah makanan yang wajib ada pada saat tahun baru di jepang, namun bedanya mochi ini ada di dalam sup zoni dari kuah dashi yang berisi mochi dan sayuran dengan rasa yang gurih dari kaldu dashi. Selain tradisi genta dan makanan ada juga otoshidama yaitu memberikan ampao kepada anak- anak yang berisi uang baru atau koin.

Cirikhas warga jepang sebelum tahun baru datang juga ditandai dengan sibuknya mereka membersihkan rumah. Hal ini memiliki nilai simbolik bahwa dengan membersihkan rumah maka hal-hal buruk yang terjadi pada tahun baru juga akan bersih atau sirna. Membersihkan rumah juga ada aturannya yaitu dari atas barulah ke bawah. Selain itu ada juga tradisi melunasi hutang agar terhindar dari segala kesialan di tahun baru nanti. Setelah itu mereka akan menonton barongsai yang disebut shishimai, dipertunjukan di kuil-kuil yang didampingi musik perayaan. Nah itulah bagaimana jepang menyongsong tahun baru dengan berbagai tradisi yang ada di jepang.

Shinen akemashite omedetoo gozaimasu. Baca juga, Uniqlo, Brand Top dan terkemuka asal Negri Jepang

Pencarian Terkait

Beri rating artikel ini!
Tag:
author

Penulis: