Saint Seiya Legend Of Sanctuary

Akhirnya, setelah penantian yang sekian lama, kesampaian juga untuk menonton film 3D Saint Seiya Legend of Sanctuary, yang telah diputar di seluruh Jepang pada tanggal 21 Juni 2014. Saya pribadi, amat menanti-nantikan film ini, dan setelah menontonnya, saya sangat puas, terutama bisa menontonnya langsung dari hari pertama.(Animasi yang bagus, dan adegan pertarungan yang epik).

Dari awal film, kita sudah langsung disuguhkan dengan keindahan grafis dan cepatnya adegan pertarungan, bahkan pada saat kemunculan awal Seiya dan kawan-kawan, amat membuat saya terkagum-kagum, terutama desain helmetnya yang sangat saya sukai, di adegan perubahannya yang super keren.

Adegan pertempuran dan grafisnya, ntah kenapa mengingatkan saya kepada Kingdom Hearts, apalagi saya merasa Seiya di film ini memiliki ciri-ciri yang cukup mirip dengan Sora. Efek ledakan dan jurus-jurusnya juga ditampilkan dengan baik, membuat penonton semakin tercengang dibuatnya.Salah satunya adalah efek jurus Pegasus Ryuuseiken (Tinju Meteor Pegasus)

Alur cerita yang terlalu cepat

Salah satu yang mungkin bisa dikeluhkan, apalagi kalau dibandingkan dengan yang aslinya, adalah ceritanya terkadang dirasa berjalan terlalu cepat, yang menurut saya wajar, karena harus menyelesaikan satu arc dalam durasi film bioskop sekitar 1 jam lebih, tentunya tidak mungkin kita mengharapkan adaptasi yang sempurna. Ya, tapi memang intinya film ini dibuat untuk nostalgia penggemar lama, jadi saya rasa yang menontonnya juga akan tetap puas (meskipun saya sendiri sebenarnya sudah lupa dengan cerita Seiya yang lama sih, karena sepertinya saya menontonnya pada saat masih duduk di bangku SD).

Pergantian adegan terasa tidak mulus di beberapa bagian

Adegan di atas diambil dari potongan trailer kelima Saint Seiya, dan seperti yang bisa dilihat, setelah mobil tersebut diserang oleh salah satu Saint, Saori terlihat tiba-tiba Saori sudah keluar dari mobil dan berlari. Hal tersebut persis sama seperti yang terjadi di film aslinya, tidak ada adegan Saori membuka pintu, untuk menyambungkan adegan tersebut.Mungkin ini perasaan saya saja, tetapi Seiya amat sangat kuat di film ini, meski memang ada beberapa saat dia terpuruk beberapa kali, tetapi langsung bangkit dan bisa terus menerus mengalahkan semuanya menggunakan armor pertama, yaitu Pegasus….tapi bagai manapun film ini adalah salah satu anime 3d yang sangat bagus untuk di tonton… Baca juga Kuil Terindah di jepang

Tinggalkan Balasan