Model Penyeduhan Kopi Di Jepang

Tak hanya teh, ternyata rata-rata orang Jepang adalah peminum kopi berat juga. Yang tak disangkanya, tenyata jumlah peminum kopi di Jepang berada di urutan keempat di dunia, sedangkan orang Indonesia (yang kita tahu sering sekali mengkonsumsi kopi) hanya menempati urutan ketujuh, walaupun Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar ketiga di dunia.

orang Jepang sangat memperhatikan metode penyeduhan kopi dengan begitu detil. Ada banyak metode pemenyeduhan kopi di Jepang, berikut beberapa diantaranya.

Apa Anda pernah mengenal mesin pembuat kopi espresso? yang biasanya digunakan oleh kafe-kafe ternama seperti Starbucks Coffee, espresso merupakan saripati utama kopi yang di press di mesin espresso dan biasanya lebih kental pekat dan pahit, takaran untuk kopi espresso juga biasanya hanya secangkir kecil dengan ukuran 2-3 oz

Espresso sendiri adalah minuman kopi yang rasa dan aromanya cukup kuat. Orang Jepang biasanya meminum espresso dicampur dengan air panas atau susu panas agar lebih mudah diminum. Model penyeduhan kopi sangat banyak jenisnya namun paper drip dan nel drip yang paling umum digunakan. 

jika di rumah, orang Jepang biasanya menyeduh kopi dengan  menggunakan metode  paper drip. Paper drip adalah sebuah kertas yang dimasukan kedalam sebuah cangkir lalu dia atasnya disimpan kopi. kopi diseduh seperti biasa. Fungsi dari paper drip ini adalah untuk menyaring ampas kopi. jadi kopi murni tanpa ampas yang mereka minum.

Lain halnya dengan paper drip, metode penyeduhan nel drip, penyaringan menggunakan kain yang terbuat dari katun flannel. Karena biasa digunakan berkali-kali, saringan ini harus direndam di air saat tidak  anda gunakan. Metode ini memang cukup merepotkan, sehingga jarang digunakan di rumah. Biasanya, metode nel drip ini hanya digunakan di warung kopi yang sudah ada sejak lama dan mengenal nel drip.

Kopi yang dibuat menggunakan  metode nel  drip  rasanya akan lebih nikmat dan harum dibanding dengan yang dibuat menggunakan metode lain karena saringan kertas tidak  dapat mengeluarkan rasa dan aroma biji kopi sebaik saringan kain. Dibanding negara lain, mungkin hanya Jepang lah yang begitu faham dan teliti tentang metode menyeduh kopi seperti ini. namun di jaman modern sekarang yang segalanya ingin praktis metode nel drip mulai ditinggakan karena cukup merepotkan. Baca Juga, Beberapa Sifat Wanita Jepang yg perlu diketahui

Tinggalkan Balasan