Kisah Sedih Dibalik Kartun Crayon Shin Chan

0
309

KISAH SEDIH DIBALIK KARTUN CRAYON SHIN CHAN

           shinchon

Crayon Shin-chan adalah serial manga dan anime karya Yoshito Usui. Tokoh utamanya adalah seorang bocah berusia lima tahun di kota Kasukabe, Saitama, Jepang. Ia merupakan seorang murid taman kanak-kanak yang super nakal dan  sering membuat ulah, juga membuat repot semua orang di sekitarnya. Karena ulahnya yang sangat usil dan nakal itu, Shinchan selalu saja membuat Ibu dan Ayahnya pusing.

Crayon Shin-chan pertama muncul pada tahun 1990 secara mingguan di majalah Weekly Manga Action, yang diterbitkan oleh Futabasha. Crayon Shin-chan mulai ditayangkan oleh TV Asahi pada 13 April 1992. Kebanyakan tingkah laku lucu dalam anime ini berbasis penggunaan bahasa Shin-chan yang salah dan kadang-kadang dianggap agak tidak alami, serta kelakuan yang nakal. Shin-chan juga sering mempermainkan orangtuanya dengan kesalahan yang dibuatnya. Penyebab kontroversi seri Crayon Shin-chan adalah sikap karakter utamanya yang mengungkapkan alat kemaluan dan punggungnya di depan orangtuanya, teman-temannya atau di masyarakat umum. Pemain dalam kartun Crayon Shin-Chan yaitu Shinnosuke Nohara (Shin-Chan), Misae Nohara (Ibu Shin-Chan), Hiroshi Nohara (Ayah Shin-Chan), Himawari Nohara (Adik Perempuan Shin-Chan), Shiro (Anjing Peliharaan Shin-Chan), dan teman-teman sekolah Shin-Chan yaitu Masao Sato, Bo, Toru Kazama, dan Nene Sakurada.

chan

            Dibalik ceritanya yang lucu, ternyata terdapat suatu kisah yang cukup tragis dan menyedihkan. Disebutkan jika Shinchan yang bernama asli Nohara Shinosuke itu sudah tak ada di dunia dan merupakan sosok rekaan Sang Ibu, Misae. Shin-Chan adalah sosok yang hidup dalam pikiran Misae. Di mana sebetulnya Shinchan dan sang adik, Himawari, telah tewas sejak lama. onon katanya saat itu Shinchan yang masih berusia lima tahun hendak menyelamatkan Himawari dari tabrakan mobil. Namum malang, Shinchan dan Himawari justru tewas dalam kecelakaan mengenaskan itu.

Kematian Shinchan dan Himawari begitu menghancurkan hati Misae. Misae menjadi seorang ibu yang tertutup dan berkubang dalam kesedihan. Di saat itulah dia mulai membayangkan andai saja Shinchan dan Himawari masih hidup. Semua bayangan dan imajinasi itu dituangkan oleh Misae lewat kisah yang dia gambarkan lewat crayon milik Shinchan, sehingga kisahnya bernama Crayon Shinchan. Kenyataan ini membuat fans Shin-Chan terkejut, karena tingkah Shinchan sehari-hari bersama Himawari yang lucu itu hanyalah sebuah memori di dalam hati dan kepala Misae.

Pada film CRAYON SHINCHAN: SUPER DIMENSION! THE STORM CALLED MY BRIDE yang menceritakan seorang wanita bernama Shinko-chan yang diduga kuat sebagai adik dari Shinchan. Di mana Shinko kerap kali menyebut oni-chan (kakak) saat memanggil Shinchan. Selain itu dalam film itu juga tak diperlihatkan sosok Shin-Chan saat dewasa bersama teman-temannya yang semakin memperkuat kalau Shin-Chan memang sudah meninggal dunia. Baca Juga, Tekken, Game Arcade yang digandrungi Wanita

chon_opt

Tinggalkan Balasan