Bunraku Teater Boneka Tradisional Warisan Dunia

bunkasai
Bunkasai Festival Budaya Jepang Yang Sering diadakan di Indonesia
Mei 2, 2017
teknologi mutakhir
Teknologi Mutakhir Jepang yang Dikagumi Dunia
Mei 7, 2017
Show all
bunraku

Bunraku, Teater Boneka Tradisional Jepang yang menjadi Warisan Dunia

bunraku

Bunraku adalah teater boneka tradisional jepang, bunraku dikenal juga dengan nama lain Ningyo Joruri, pementasan teater boneka jepang ini pertama kali diadakan di Osaka pada tahun 1984.

Istilah bunraku khususnya digunakan untuk Ningyo Joruri yang berarti sandowara boneka dengan pengiring musik Joruri, Joruri itu sendiri adalah sebutan untuk naskah yang berbentuk nyanyian. Orang yang menyanyi Joruri disebut tayu yang menyanyi dengan iringan musik shamisen.

Pertunjukan boneka ini hanya dibawakan oleh laki – laki. Ada tiga unsur pertunjukan bunraku yang disebut sangyo yang terdiri dari tayu, pemain shamisen dan dalang. Di sisi kanan penonton terdapat panggung yang bernama yuka yang menjadi tempat duduk tayu dan pemain sashimen. Boneka boneka bunraku mempunyai tiggi 1,5 meter, digerakkan oleh tiga orang dalang yang disebut Ningyo Tsukai, tiga orang dalang tersebut harus menggerakan boneka dengan sangat harmonis harmonis agar karakter boneka terlihat hidup dan nyata.

bunraku

Ketika memainkan boneka dalang tidak harus bersembunyi agar tidak terlihat oleh penonton. Gerak gerik boneka dibuat seakan akan benar – benar hidup dengan kaki dan tangan yang bisa digerakan sedemikian rupa dan berbagai ekspresi yang bisa berubah sesuai alur cerita dan karakter boneka itu sendiri.

Hal ini karena boneka memiliki mekanisme penggerak pada wajah seperti pada bagian mata dan mulut, selain pada wajah sendi sendi kedua belah lengan, kaki dan jari jari tangan yang bisa begerak. Dalang disini hanya bertugas untuk menggerakan boneka saja sedangkan dialog yang diucapkan oleh boneka akan diisi suara oleh tayuyang disertai dengan iringan musik shamisen.

bunraku

Adapun tingkatan dalang yang diatur hierarki yang ketat berdasarkan tingkat pengetahuan dan keterampilan dalang, dalang yang paling berpengalaman dan mempunyai keterampilan yang paling besar bertugas menggerakan kepala dan lengan kanan, dalang ini akan menggunakan geta berhak tinggi hingga 50 cm dari kayu dengan tujuan untuk mengimbangi posisi dalang lain yang menggerakan kaki boneka, dalang dengan kualitas keterampilan satu level dibawahnya bertugas menggerakan lengan kiri,  dan dalang yang pajing junior diantara ketiganya bertugas menggerakan bagian kaki boneka.

Seni teater boneka ini terus berkembang hingga sekarangi, Kementrian Pendidikan Jepang menetapkan Bunraku sebagai Warisan Agung Budaya Nonbendawi. Dan pada tahun 2003 UNESCO juga menetapkan bunraku sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia. Baca Juga, Bunkasai Festival Budaya Jepang Yang sering dilaksanakan di Indonesia

Mike Ria Fransisca
Mike Ria Fransisca
Biodata Mbak Mikenya Nyusul ya ... Boleh lihat lihat Facebooknya dulu

Tinggalkan Balasan