Berburu Toilet Kosong, Aplikasi Ponsel Terbaru dari Jepang

Berburu Toilet Kosong, Aplikasi Ponsel Terbaru dari Jepang

Jepang terkenal dengan kebersihan terutama pada toiletnya. Pada umumnya, mengantri toilet sudah sering dilakukan pada jam istirahat. Semua orang mengantri menunggu giliran untuk menggunakan toilet. Akan tetapi, ada juga yang menggunakan toilet selama mungkin karena mengalami sakit perut, sehingga orang yang mengantri akan merasa kesal karena menunggu lama. Karena hal tersebut, Perusahaan Jepang Telekomunikasi KDDI Corp akan merilis aplikasi ponsel terbaru yaitu Berburu Toilet Kosong untuk mengatasi masalah tersebut.

Alat sensor dipasang di bilik-bilik toilet untuk mendeteksi ketika pintu tertutup. Sensor-sensor tersebut terhubung dengan perangkat lain yang menggunakan jejaring telekomunikasi KDDI untuk mengirim informasi ke server jarak jauh. informasi itu membantu pelanggan yang seringkali menunggu terlalu lama untuk menggunakan salah satu bilik toilet.

Daisuke Maruo, juru bicara KDDI, mengatakan bahwa orang seringkali membuang waktu ketika mencari-cari toilet yang tersedia di beberapa lantai atau menunggu sampai ada yang tersedia. Menurut perusahaannya, layanan ini akan membantu orang menghemat waktu.

berburu toilet

Bukan hanya itu, sensor yang terpasang pada pintu bilik juga mengirim surel kepada pengelola ketika ada toilet yang dipakai terlalu lama. Menurut KDDI, pemberitahuan itu membantu pengelola menangani kemungkinan terjadinya kecelakaan atau masalah.

KDDI mengatakan bahwa layanan ini akan dimulai di gedung-gedung perkantoran pada bulan Maret. Yang kemudian akan diperluas ke toilet-toilet umum di gelanggang olah raga, stasiun kereta, pusat perbelanjan, dan lokasi-lokasi lain yang sering ramai.

Tentang itu, Maruo menyatakan walaupun orang kadang-kadang mengeluh kurangnya jumlah toilet di sebuah bangunan, tidak gampang bagi pengelola bangunan untuk menambahnya. KDDI percaya bahwa solusi ini membantu memecahkan masalah dengan pengetahuan tentang cara penggunaan kamar mandi.

Tidak berhenti di situ, KDDI akan memulai layanan yang menganalisis dan mengendalikan jumlah air yang dipakai untuk menyiram toilet melalui katup saluran yang terhubung dengan internet. Setiap katup akan menganalisa lama waktu seseorang di toilet dan menyediakan air secukupnya untuk membilas toilet.

berburu toilet

Beberapa toilet yang terpasang di rumah-rumah dan apartemen-apartemen Jepang memiliki pilihan bilas besar atau kecil, akan tetapi tidak selalu demikian untuk toilet perkantoran. Dengan penggunaan katup pintar, ia percaya layanan KDDI dapat membantu menghemat 40 hingga 50 persen jumlah air bilasan dan membantu pengelolaan fasilitas. Baca juga, Legenda Hantu paling Fenomenal dari Jepang

Pencarian Terkait

author

Penulis: