Bagaimana Suasana Natal Di Jepang

Bagaimana Suasana Natal di Jepang

Natal di Jepang bukan diperuntukan oleh kalangan tertentu saja dan tidak selalu untuk acara keagamaan, namun lebih ke acara komersial karena fakta bahwa hanya sekitar 1% dari penduduk Jepang yang menganut agama Kristen, dan 8 orang Perdana Menteri di Jepang merupakan Kristiani. Shinto adalah agama utama di Jepang. Natal awalnya diperkenalkan ke Jepang dengan kedatangan orang Eropa pertama di abad ke-16. Tapi perayaan natal semakin populer dalam beberapa dekade terakhir karena meningkatnya migrasi orang dari seluruh dunia ke Jepang.

Di Jepang, perayaan Natal berlangsung pada malam Natal dan tidak pada tanggal 25 Desember yang merupakan hari Natal yang sebenarnya. Persiapan untuk Natal mulai di sini beberapa minggu sebelum 24 Desember Belanja untuk Natal dimulai dengan sungguh-sungguh dari awal Desember. toko ritel dan pusat perbelanjaan terlihat akan dipadati oleh sejumlah besar orang yang menghabiskan banyak uang untuk membeli ornamen pohon Natal, atribut Santa Klaus, hadiah Natal dan dekorasi musiman lainnya. Kebanyakan orang Jepang suka menghias rumah mereka dengan pepohonan dan menghiasi eksterior dengan lampu listrik selama Natal. Bahkan penjualan rumah pohon Natal sangat diminati selama bulan desember untuk memperingati kelahiran Yesus. Di Jepang memiliki tradisi populer yakni Menyerahkan hadiah kepada teman dan anggota keluarga juga. Dan Puncak Perayaan Natal dijepang adalah berkumpul bersama teman dan keluarga untuk menikmati makanan mewah yang khusus disiapkan di Hari Natal.

Perayaan Natal di Jepang banyak dirayakan oleh para muda mudi dan Keluarga Muda, dan juga untuk beberapa daerah Natal juga dijadikan tradisi daerah, walaupun Natal di Jepang juga merupakan penyambutan kelahiran Yesus, para Biksu di Jepang juga tetap ikut Merayakan Natal, Bahkan beberapa Kuil di Jepang juga memasang ornamen khas Natal seperti pohon Natal.
Walaupun tidak dijadikan hari libur nasional di Jepang, hari natal merupakan perayaan yang sangat ditunggu tunggu oleh masyarakat jepang, bahkan perayaan Natal merupakan salah satu perayaan terbesar di jepang separti halnya festival festival lainnya di Jepang, kemeriahan Natal dapat dilihat di seantero Jepang dan seluruh stasiun Televisi menayangkan acara Natal. 

Untuk wanita lajang di Jepang, Malam Natal malam adalah waktu untuk menghabiskan menghabiskan waktu yang berkualitas dengan seseorang yang istimewa mereka seperti mekan malam romantis dan juga berlibur bersama, seperti halnya hari Valentine Natal juga dirayakan meriah oleh pasangan di Jepang, Malam Natal dijadikan kesempatan oleh para pria untuk mengungkapkan cinta mereka kepada perempuan yang mereka cintai dalam hidup mereka. hadiah Natal yang dpaling sering diberikan adalah boneka Teddy Bear, bunga, syal, cincin dan barang-barang perhiasan lainnya. kartu ucapan juga diberikan kepada teman-teman selama Natal 

Semua orang mengucapkan ‘Meri Kurisumasu’ kepada yang lainnya, yang berarti “Merry Christmas”, selama Natal. Walaupun Kemeriahan Natal di Jepang bukan untuk hal keagamaan, Natal Telah menjadi tradisi tiap tahun di Jepang. Baca Juga, Kalimat Sapaan yang berguna saat di Jepang

Pencarian Terkait

Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Yohana Penulis artikel adalah penulis artikel terkenal dan juga menjual jasa penulisan artikel di http://www.jasaartikelpro.com/ pasti sudah banyak yang mengenalnya kan